Just another WordPress.com weblog

FIKSI

pernah gak sih kita berfikir gila sesekali saat terjebak macet waktu pulang kuliah, atau saat jam pulang kantor??

sembari diam di hingar bingarnya jalanan macet, kita berfikir kosong. dan gak menghiraukan bisingnya keadaan. semakin lama semakin dalam, dengan mata tak berkedip, tapi berpandangan kosong. Di fikiran tak sadar tadi, kita memikirkan andai-andai yang ada di pikiran kita. Entah dari mana stimulusnya, hingga sampai pada bentuk respon di sebuah titik kekosongan.

Pada suatu waktu, q berandai-andai dalam pikiran dan pandangan kosongq. Seandainya sepatu yang q pakai ini bisa bicara. Dia bakal bicara apa? lalu apa yang harus ku lakukan buat sepatu ini. Toh dia bukan benda mati lagi. Dan sepatuku pun berkata dalam lamunanku “Cukup sakit q berada dibawah sini teman, bisa kahkau merawatq sesekali?” dan q menjawab di lamunanku, ” seandainya q sempat”.
Dan tiba2 lampu hijaupun menyala, membuyarkan semua lamunan tadi.

Meski cuma 65 detik lampu merah menyala, dan mengantarkan kita berada di subuah titik kosong untuk pikiran kita. Tapi, begitu kita tersadar, ada hal2 yang terbawa dari lamunan dan menjadi pendorong secara tiba2. Tiba2 saya tersadar dan igin segera menyelesaikan semua tugas yang membebani. Supaya bisa sedikit merawat sepatu, yang bisa berbicara di lamunanq tadi.

Created by : Lukman Hakim (pmpm2)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s