Just another WordPress.com weblog

Goresan Putih di Jaguar Hitamku

Anak kecil itu melempar mobilku dengan batu, Aku turun dan marah, tapi kemarahanku sirna. Dia melempar berlian ke mobil ku.”

 

Aku memulai pagi dengan kesombonganku. Kesombongan bahwa aku pasti bisa melakukan apa saja, menuju tempat tujuan ku yang semua orang tidak akan mampu ke tempat itu. Melaju dengan begitu cepatnya, membuat Aku tidak menghiraukan kanan dan kiri ku. Semua itu Aku anggap sebagai penghalang bagiku dalam perjalan menuju tujuan ku itu.

Dalam satu badai kesombongan itu Aku memacu Jaguar ku dengan begitu cepat. Aku melaju di sisi sebelah kiri jalan. Sengaja Aku lakukan karena aku ingin melihat sisi-sisi jalan itu, karena aku memang tak pernah mempedulikannya. Mobilku melaju terlalu cepat seperti biasanya, karena kalau tidak begitu mobil di belakangku akan langsung membunyikan klaksonnya tanda marah karena mobilku terlalu lamban di jalur seperti itu.

Aku sedikit melamun dan mengarahkan pandanganku ke sisi kiri jalan itu. Tiba-tiba terdengar suara batu dilemparkan ke arah mobilku. Suara itu begitu keras dan membuatku menepi dan berhenti sejenak. Kemudian aku turun dan melihat ke sisi kiri mobilku, tampak sebuah goresan putih dan sedikit penyokan di sana. Seketika amarahku naik dan kepalan tanganku mengeras. Dalam hati aku berkata Siapa yang melakukan ini?

Aku mencari dari mana lemparan itu berasal. Aku melihat sesosok anak kecil memandangiku. Wajahnya tampak bingung dan tubuhnya gemetaran. Aku segera menghampirinya dan menyeret dia menuju sisi mobilku yang tergores karena lemparan batu. Aku langsung menyudutkannya dan menyandarkannya di sisi mobilku. Mirip sekali dengan polisi yang sedang melakukan interogasi kepada tersangka yang melawan.

Sambil marah aku bertanaya, “Hey nak, Apa yang telah kamu lakukan dengan mobilku? Mengapa kamu melakukan itu? Tidak kah kamu tahu berapa biaya yang dibutuhkan untuk memperbaiki kerusakan mobilku akibat ulah bodohmu itu”. Tubuh anak kecil itu semakin gemetar dan air mata langsung menetes di pipinya. Mata melasnya sedikit menurunkan rasa marahku padanya.

Anak itu mengangkat tangannya dan menunjuk seorang pemuda cacat yang tergeletak di tepi jalan. Anak itu berkata, “Aku melakukan itu agar mobil kakak berhenti karena tidak ada satu orang pun yang peduli dengan teriakan minta tolongku. Kakak ku yang cacat tergelincir dari kursi rodanya, kak. Aku yang kecil ini tidak kuat untuk mengangkat kakak ku yang besar itu. Aku minta bantuan pada kakak agar membantu ku menolongnya.” Seketika Aku tertegun dan meneteskan air mata, kemarahan ku sirna dan Aku langsung menolong anak yang cacat itu.

Mereka berterima kasih padaku, dan mereka meneruskan perjalanan mereka untuk pulang ke rumah. “Apa kalian baik-baik saja?” teriakku. “Kami baik-baik saja, terima kasih”, jawab mereka. Kemudian mereka berbelok ke sebuah gang dan tidak ada lagi bayangan mereka.

Aku merenung dan mendapat pelajaran yang berharga pagi itu. Aku memutuskan untuk tidak memperbaiki goresan putih di mobilku. Sengaja agar Aku dapat mengingat kejadian ini seumur hidupku bahkan batu itu masih aku simpan di lemari kerjaku. Biarkan ini menjadi cerita yang selalu diingat, dan akan mejadi cerita bagi aak cucuku.

Dalam hidup kita janganlah terlalu cepat menuju tujuan tersebut. Jika terlalu cepat kita tidak akan sempat melihat kanan dan kiri kita. Merekalah yang sebenarnya menjadi penguat kita. Jika kita mulai lalai mereka akan senantiasa mengingatkan dan menegur kesalahan kita. Cobalah untuk sesekali memelankan lajumu dalam menuju tujuaan mu tersebut, sebenarnya tidak ada yang sia-sia dalam hidup ini meskipun itu sesuatu yang sederhana da kita anggap sepele sebelumnya, seperti batu dan anak kecil tadi.

Kita hidup di dunia ini memiliki tujuan. Tapi, janganlah kita terlalu cepat melaju menuju tujuan tersebut. Jika kita terlalu cepat maka kita akan ditegur oleh sekitar kita agar kita tidak terlena dengan itu semua. Tujuan itu penting, tapi untuk menuju tujuan itu kita harus melalui tujuan-tujuan kecil yang memberi makna lebih bagi tujuan besar.

Mungkin ini akan sedikit membuka senyum kita hari ini🙂


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s